Laman

Thursday, 20 April 2017

https://drive.google.com/open?id=0BzBF2wyPglFNcHJ1dUlYY2tFc00

ANALISA DAN PERANCANGAN E-BUSINESS DENGAN CUSTOM-BASED CLOTHING GENERATOR

Marina Elsera
Program Studi Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Teknik Harapan

Abstrak
Perusahaan maupun toko  sebagai pelaku usaha produsen dan penjualan aneka produk belum memiliki sistem penjualan yang dapat dilakukan secara online dan customize sesuai keinginan yang dibutuhkan pelanggan. Proses transaksi harus dilakukan di toko sehingga pelanggan/pembeli yang tinggal di luar wilayah tersebut harus datang langsung untuk melakukan pemesanan sesuai kebutuhan yang menyebabkan waktu dan biaya menjadi tidak efektif dan efisien. Dalam proses pemesanan pembuatan pakaian secara custom masih terdapat kendala diantaranya penyusunan daftar keinginan mengenai model dan jenis bahan sampai sentuhan pribadi dalam produk atau pakaian yang dipesan belum dapat diakomodir oleh perusahaan sehingga kepuasan pelanggan dan pemenuhan keinginan serta ketertarikan untuk membeli masih belum maksimal.
Dengan menerapkan visual generator dalam proses order custom-based clothing menggunakan bahan kaos ataupun kemeja akan mempermudah customer untuk melakukan customize atau perubahan sesuai dengan keinginan sendiri dan juga mempermudah pelaku usaha untuk membuat produk sesuai pesanan.
Sistem yang dibangun dapat diterapkan dalam proses pendataan model dan bahan pakaian, kemudian dapat diingtegrasikan ke proses pembelian dan berjalan dengan baik, dengan demikian proses pengolahan data dapat menghasilkan daftar transaksi dan laporan berupa deskripsi dan gambar produk untuk diproses ke penjahit secara akurat dan tepat.

Kata Kunci : Custom Based Clothing Generator, Custom Based Clothing Generator berbasis web, Pemesanan Model Baju Customized.

Abstract
Companies or stores as businesses manufacturers and sales of a variety of products not yet have a sales system that can be done online and customize as you wish customer's needs. The transaction process should be done in the store so that customers / buyers who live outside the region must come directly to make a reservation according to the needs that lead to time and cost ineffective and inefficient. In the process of ordering custom apparel manufacture, there are still obstacles include the preparation of a wish list regarding the model and type of materials to the personal touch in the products or clothing ordered not be accommodated by the company so that customer satisfaction and the fulfillment of the desire and interest to buy is not maximized.
Applying a generator in the visual process-based order custom clothing using the shirt or jersey material will facilitate the customer to customize or change according to their own desires and also facilitate businesses to make products to order.
A system that can be applied in the data collection process models and fabrics, then can diingtegrasikan to the process of purchasing and running properly, thus the data processing can generate a list of transactions and report a description and images to tailor the product to be processed accurately and precisely.

Keywords: Custom Clothing Based Generator, Custom web based Generator Based Clothing, Customized Clothing Model Booking.




1.  PENDAHULUAN

Internet pada saat ini bukan lagi jadi suatu hal yang asing lagi bagi masyarakat awam yang tidak berkecimpung di dalam dunia komputer. Situs-situs web menampilkan banyak informasi apapun yang ada di belahan dunia tidak peduli seberapapun jauhnya. Sebagai contoh informasi dimulai dari informasi pariwisata, sains dan teknologi, hasil pertandingan olah raga, kurs mata uang, promosi dan jual beli produk kebutuhan,  berita mancanegara dan ragam kegiatan sosial di masyarakat.
2.       E-business atau E-commerce  mengubah hampir semua fungsi bisnis area dan setiap kegiatannya, mulai dari promosi, transaksi jual beli hingga ragam iklan yang menarik. E-commerce memudahkan costumer untuk dapat melakukan transaksi jual beli tanpa harus langsung bertatap muka. Perkembangan teknologi web berjalan seiring dengan perkembangan internet. Web saat ini bukan hanya halaman online yang dapat dibaca atau statis. Web telah berkembang menjadi halaman online yang dinamis dan interaktif yang dapat memberikan serta menerima respon dari pengakses. Tidak hanya sebagai penyedia informasi.
Web sekarang dapat melakukan aktifitas-aktifitas dalam berbagai bidang, salah satunya adalah e-commerce. Mengingat begitu maraknya pertumbuhan situs-situs online shoping yang interaktif dengan tampilan grafis yang begitu menarik dengan berbagai animation pada suatu website di internet dan banyaknya software pendukung yang memberikan kemudahan dalam pembuatan aplikasi web.
Penelitian ini membahas analisa dan perancangan E-business dengan menggunakan Custom Based Clothing Generator
Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dianalisis sistem berjalan, diidentifikasi kelemahan-kelemahan dalam sistem berjalan, memberikan rekomendasi perbaikan, dan merancang sebuah E-business dengan model yang lebih menarik dan interaktif.

Dari pendahuluan di atas, terdapat beberapa permasalahan yang terindetifikasi seperti sebagai berikut :
1)          Sistem pemesanan belum dilengkapi dengan transaksi secara online sehingga transaksi pemesanan dan informasi tentang model serta pemilihan produk dan bahan pakaian harus dilakukan di toko.
2)          Akses transaksi promosi, iklan hinga jual-beli produk bias diperluas dengan memanfaatkan media elektronik khususnya berbasis internet baik via web maupun media sosial yg sedang berkembang diberbagai kalangan.

Dengan terindefikisinya permasalahan tersebut, maka permasalahan dapat dirumuskan menjadi beberapa bagian sebagai berikut :
1)          Cara membangun sistem Custom-Based Clothing berbasis web untuk memproses kebutuhan customer tanpa harus datang ke tempat toko
2)          Menyediakan sistem yang secara otomatis akan memudahkan dalam bertransaksi secara online
Adapun ruang lingkup yang akan dibahas akan sangat luas, untuk itu diperlukan batasan masalah sebagai berikut:
1)       Data yang akan diolah terdiri dari asset gambar baik berupa potongan gambar produk, pakaian sesuai atribut yang kemudian diproses semua asset gambar tersebut dan disajikan kepada user berupa generator dan opsi penyesuaian model dan bahan dan menghasilkan suatu gambar utuh dari jenis pakaian yang dibuat.
2)       Penulis hanya menganalisa dan merancang E-commerce Custom-Based Clothing.
Penulis membangun E-commerce Custom-Based Clothing untuk memfasilitasi user dalam memilih model dan pemilhan atribut pakaian sesuai yang diingikan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari dibangunnya aplikasi ini antara lain :

1)       Sistem E-commerce dengan Custom Based Clothing yang dapat memudahkan pelanggan untuk berbelanja dan menentukan model dan atribut yang diinginkan.
Memudahkan pemilik atau admin toko untuk melihat dan memproses setiap pemesanan yang masuk secara online.

2.       METODE PENELITIAN
Gambar 2.1 Metode Penelitian

2.1 Metode Pengumpulan Data
Untuk memperoleh data yang relevan dan akurat sehingga data yang diperoleh lebih obyektif sebagai sumber dalam pelaksanaan kegiatan maka digunakan metode pengumpulan data sebagai berikut:
1.       Metode Wawancara
Mengadakan wawancara kepada pihak yang terkait dengan kegiatan dilapangan serta peninjauan langsung terhadap permasalahan yang diambil.
2.       Metode Kepustakaan
Metode dengan mengumpulkan sumber – sumber yang  berupa buku dari beberapa buku, karya ilmiah jurnal catalog, website, dan lain-lain. atau sumber informasi lain sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan laporan.

2.2 Metode Analisis
Penelitian dilanjutkan dengan mengevaluasi data-data yang telah dikumpulkan dengan cara menganalisis data yang telah diperoleh yaitu berupa :
1.       Alur proses bisnis untuk berjalannya aplikasi sehingga dapat menghasilkan sebuah rumusan masalah dan kesimpulan akan kebutuhan sistem.
2.       Variabel posisi dan penamaan yang dibutuhkan untuk membangun kesatuan produk baik kemeja dan kaos.
3.       Gambaran produk kemeja dan kaos tentang gambar yang divisualisasikan.

2.3    Rumusan Masalah
Analisis data dilakukan untuk menghasilkan rumusan masalah agar maksud dan tujuan dibuatnya penelitian ini sistem dan generator dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan keinginan.

Penulis ingin membuat Perancangan Custom Based Clothing Generator yang berjalan di segala macam sistem operasi menggunakan browsers sehingga sistem akan berbasis web.

2.5 Evaluasi
Selanjutnya, tahap evaluasi akhir adalah tahap dimana penulis mengajukan saran pembuatan aplikasi Custom Based Clothing dalam skripsi ini di masa depan atau sebagai langkah penyempurnaan sistem ini.

3.     HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Analisis Kebutuhan Sistem
Perangkat lunak yang baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna sangat tergantung kepada keberhasilan dalam melakukan analisa kebutuhan. Jika terjadi kesalahan dalam analisa kebutuhan, maka perangkat lunak yang dibuat akan menjadi tidak berguna.
3.1.1 Kebutuhan Fungsional
Perincian kebutuhan fungsional di dalam sistem ini, diantaranya sebagai berikut :

Tabel 3. 1 Kebutuhan Fungsional Admin



NO SRS
DESKRIPSI
ADMIN
SRS F – 1
Log In
SRS F – 2
Gagal Log In
SRS F – 3
Log Out
SRS F – 4
Kelola Atribute
SRS F – 5
Tambah Atribute
SRS F – 6
Edit Atribute
SRS F – 7
Hapus Atribute
SRS F – 8
Kelola Child Atribute
SRS F – 9
Tambah Child Atribute
SRS F – 10
Edit Child Atribute
SRS F – 11
Hapus Child Atribute
SRS F – 12
Kelola Kategori
SRS F – 13
Tambah Kategori
SRS F – 14
Edit Kategori
SRS F – 15
Hapus Kategori
SRS F – 16
Kelola Fabric
SRS F – 17
Tambah Fabric
SRS F – 18
Edit Fabric
SRS F – 19
Hapus Fabric
SRS F – 20
Kelola Personal Touch
SRS F – 21
Tambah Personal Touch
SRS F – 22
Edit Personal Touch
SRS F – 23
Hapus Personal Touch
SRS F –  24
Kelola User
SRS F –  25
Tambah User
SRS F – 26
Edit User
SRS F –  27
Hapus User
SRS F –  28
Kelola Order
SRS F –  29
Edit Order
SRS F –  30
Hapus Order




Tabel 3. 2 Kebutuhan Fungsional Pengunjung
NO SRS
DESKRIPSI
PENGUNJUNG
SRS F – 31
Log In
SRS F – 32
Gagal Log In
SRS F – 33
Log Out
SRS F – 34
Custom Shirt
SRS F – 35
Custom T-Shirt
SRS F – 36
Add To Cart
SRS F – 36
Checkout

3.1.2 Kebutuhan Non Fungsional

Perincian kebutuhan non fungsional di dalam sistem ini, diantaranya sebagai berikut :

Tabel 3. 3 Kebutuhan Non Fungsional
NO SRS
DESKRIPSI
SRS NF – 1
Aplikasi ini berjalan di berbasis web ( web based )
SRS NF – 2
Aplikasi ini digunakan oleh para pengunjung / calon pembeli

3.1.3 Definisi Aktor

Perincian definisi dari keseluruhan aktor yang dibutuhkan dalam sistem, yaitu sebagai berikut :
Tabel 3. 4 Definisi Aktor
AKTOR
DESKRIPSI
A-01
Administrator
Pengelola sistem, order dan user manajemen
A-02
Pengunjung
User yang memesan produk


3.1.4 Use Case Diagram

Berikut ini merupakan usecase diagram yang terdapat di dalam sistem yang akan dibuat, diantaranya adalah



1.    Use case administrator

Gambar 3.1 Use Case administrator

2.       Use Case Pengunjung

Gambar 3.2 Use Case Pengunjung

3.1.5 Skenario UseCase

Berikut ini merupakan skenario usecase yang terdapat pada sistem yang akan dibuat, yaitu sebagai berikut :
  1. Login
Tabel 3. 5 Use Case Login
Aktor
Admin
Prekondisi
Aktor membuka halaman login admin.
Hasil yang Diharapkan
Aktor masuk kedalam sistem.
Aksi Aktor
Reaksi Sistem
  1. Aktor menuju page login admin


  1. Sistem menampilkan login page
  1. Mengisi form


d.       Sistem Menampilkan isi form
  1. Klik tombol login


  1. Sistem validasi data

  1. Validasi berhasil
Kondisi Akhir

  1. Sistem membuka main page




  1. Logout
Tabel 3. 6 Use Case Logout
Aktor
Admin
Prekondisi
Aktor berhasil login.
Hasil yang Diharapkan
Aktor keluar dari sistem.
Aksi Aktor
Reaksi Sistem
  1. Aktor memilih opsi logout


  1. Sistem menutup session
Kondisi Akhir

  1. Sistem mengembalikan ke login page




3.       Gagal Login







Tabel 3. 7 Use Case Gagal Login

4.       Tambah Atribut


Table 3.8 Use Case Tambah Atribute

5.       Edit Atribut

Tabel 3.9 Use Case Edit Atribute

 

6.       Hapus Atribute

Tabel 3.10 Use Case Hapus Atribute

 

7.       Tambah Child Atribute

Tabel 3.11 Use Case Tambah Child Atribute

8.       Edit Child Atribute

Tabel 3.12 Use Case Edit Child Atribute

  1. Hapus Child Atribute



Tabel 3.13 Use Case Hapus Child Atribute

10.    Tambah Kategori

Tabel 3.14 Use Case Tambah Kategori

11.    Edit Kategori

Tabel 3.15 Use Case Edit Kategori

 


12.    Hapus Kategori

Tabel 3.16 Use Case Hapus Kategori

  1. Tambah Fabric
Tabel 3.17 Use Case Tambah Fabric

  1. Edit Fabric
Tabel 3.18 Use Case Edit Fabric

  1. Hapus Fabric






Tabel 3.19 Use Case Hapus Fabric

 

3.1.6 Class Diagram Analisis Keseluruhan

Berikut ini merupakan Class Diagram tahap analisis yang terdapat pada sistem yang akan dibuat, yaitu sebagai berikut :


3.1.7           Diagram Tahap Perencanaan

Berikut adalah Class Diagram tahap perancangan yang terdapat didalam sistem :
Gambar 3.3 Class Diagram Tahap Perencanaan

Penulisan Daftar Pustaka
Daftar Pustaka merupakan daftar karya tulis yang dibaca penulis dalam mempersiapkan artikelnya dan kemudian digunakan sebagai acuan. Dalam artikel ilmiah, Daftar Pustaka harus ada sebagai pelengkap acuan dan petunjuk sumber acuan. Penulisan DaftarPustaka mengikuti aturan dalam Buku Pedoman ini.

4.     PENUTUP
4.1 Simpulan
Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah :
1.       System promosi atau  jual-beli barang secara manual membatasi kemudahan bagi penjual dan pembeli serta akses perluasan informasi yang terbatas.
2.       Dengan adanya sistem Custom-Based Clothing berbasis web untuk memproses kebutuhan customer tanpa harus datang ke tempat toko dan saling member keuntungan baik perusahaan pemilik took juga konsumen.
3.       E-Business atau E-commerce semakin memudahkan setiap transaksi sesuai kebutuhan masyarakat.

4.2 Saran
1.       Dalam penelitian ini penulis hanya menganalisa dan merancang E-Business dengan sistem Custom-Based Clothing berbasis web.
2.       Pada penelitian selanjutnya penulis berharap ada pembuatan aplikasi E-Business yang lebih kreatif dan inovatif demi kebaikan dan keuntungan bersama.









DAFTAR PUSTAKA
[1]
Mally Maeliah (2010), “Modul Perkuliahan Busana Tailoring”, http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._KESEJAHTERAAN_KELUARGA/195509291983032-MALLY_MAELIAH/Bahan_Ajar_BU_473_Tailoring/MODUL_1_PERKUL_BUS_TAILORING.pdf
[Akses Kamis 9 Juni 2016 pukul 18.30 WIB]
[2]
IYAS (2011), “ Implementasi Sistem Penjualan Online Berbasis E-commerce Pada Usaha Rumahan Griya Unik Wanita”, http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/5753/1/IYAS-FST.pdf
[Akses 9 Juni 2016 pukul 21.00 WIB]
[3]
Sunguk Lee, 2012. "Unified Modeling Language (UML) for Database Systems" International Journal of Database Theory and Application.
[4]
Sri  Budiwahjuningsih,  “Pengertian perancangan menurut bin Ladjamudin
”,https://www.academia.edu/9308770/Pengertian_perancangan_menurut_bin_Ladjamudin
[Akses Minggu, 12 Juni 2016 pukul 23.00 WIB ]
[5]
Rizka Devi Jayusman (2010) “Makalah Javascript”, https://www.scribd.com/doc/213328008/Makalah-Javascript – 1 - 10
[Akese Jumat, 17 Juni 16 pukul 23.00 WIB]

No comments:

Post a Comment

https://drive.google.com/open?id=0BzBF2wyPglFNcHJ1dUlYY2tFc00 ANALISA DAN PERANCANGAN E-BUSINESS DENGAN CUSTOM-BASED CLOTHING GENERAT...